Warning: getimagesize(images/stories/foto-syriah%20eokonomi.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336
Anggota DSN-MUI Mohamad Hidayat, MBA: ,Pertumbuhan Aset Ekonomi Syariah 2013 Meningkat 7 % PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Redaksi   
Selasa, 12 Februari 2013 14:34

 foto-syriah eokonomi.jpg - 66.47 Kb

Tabloid Jumat.Com-Pertumbuhan aset ekonomi syariah di tahun 2013? Di tahun 2012, pertumbuhan perbankan syariah memasuki 4%, asuransi syariah juga  memasuki 3-4%, begitu juga dengan koperasi syariah. Diyakini, pertumbuhan aset tersebut memengaruhi aset lembagai keuangan syariah secara umum, dan di 2013 ini diprediksi pertumbuhan aset ekonomi syariah  bisa meningkat sampai 7%.

 

Demikian dikatakan Anggota Dewan Syariahj Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Mohamad Hidayat, MBA, Jakarta,             usai acara tahlilan dan zikir 40 hari wafa ayahandanya H. Adcul Razak bin KH Muhammad Ku’in dengan taushiyah  Dr. H. Quraish Shihab, KH. Maruf Amin, bertema:”Ke,atian itu kebahagiaan”, dan doa Abuya Prof.KH. Ali Yafie,  pada Sabtu (2/2/2013) di Yayasan Majelis Al Washiyyah Otista III Jakarta Timur.

Peningkatan itu  karena adanya faktor kepercayaan masyarakat, profesionalisme dari manajemen lembaga keuangan dan bisnis syariah,  pertumbuhan modal, sosialisasi, dan adanya political will dari pemerintah. Kelima faktor ini mendorong lembaga-lembaga tersebut berkembang menjadi lebih baik.

Seiring dengan aset yang lebih besar, jaringan yang lebih luas, nasabah-nasabah atau pelanggan yang bertambah, maka otomatis pangsa pasar secara equivalen menjadi lebih meningkat.

Ketika ditanya, apakah ada perkembangan dari bank konvensional menjadi syariah di tahun 2013?  Hidayat mengatakan, akan ada bank asing yang melirik sistem syariah di Indonesia. Mereka menilai system syariah sebagai sistem yang menguntungkan. “Akan ada beberapa bank asing yang akan buka cabang syariah di tahun 2013, begitu juga asuransi syariah.”

Selain asuransi, MLM, dan koperasi syariah, juga akan ada perkembangan di industri leasing syariah. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada kendaraan bermotor, maka di tahun 2013 itu akan banyak sekali, perusahaan leasing yang membuka cabang syariah. DSN telah mengaluarkan taklimat yang menyebut, bahwa lembaga keuangan syariah tidak boleh mensupport leasing konvensional, sehingga perusahaan leasing terdorong untuk membuka leasing syariah.  

Kendala 2013

Mengenai kendala pengembangan ekonomi syariah di tahun 2013, terdapat ancaman yang datang dari faktor eksternal. Diakui, krisis dunia berimbas pada pertumbuhan ekonomi syariah, meski tidak terlalu signifikan. Sedangkan, kendala  secara internal, perlu diupayakan sosialisasi yang terus digencarkan. Sebab, tanpa sosialisasi yang baik atau tanpa memberi pengertian kepada masyarakat secara tepat, bisa terjadi mispersepsi.

“Suatu produk yang bagus,dan didisain yang bagus, tapi tidak disampaikan secara tepat, maka akan kalah dengan sebuah produk yang sebetulnya tidak bagus dan dari segi kontennya tidak berkualitas, namun dikemas dengan komunikasi yang sangat baik. Karena itu, kita memerlukan  PR (public relation) yang baik,” tandas Hidayat.

Apakah situasi politik dan terjadinya bencana akan memengaruhi ekonomi syariah di tahun 2013? “Dibalik musibah pasti ada hikmahnya, tapi tidak menghentikan aktivitas transaksi di sector menengah ke bawah, misalnya konsumsi kebutuhan akan sandang, papan dan pangan. Artinya  tetap menggeliat di tengah krisis atau musibah yang terjadi.

Hidayat yakin nasabah perbankan syariah akan meningkat, tidak hanya nasabah dari kalangan muslim, tapi juga non muslim. Bukan  hanya masyarakat menengah ke bawah, tapi juga kalangan menangah ke atas yang kini banyak melirik produk-produk lembaga keuangan dan bisnis syariah. Pilihan itu  karena unsur yang mereka yakini lebih aman dan terpercaya serta menjanjikan keuntungan.

Meski perbankan syariah meningkat, namun konvensional masih mendominasi pasar, tapi secara kualitatif mengalaami penurunan yang luar biasa. Sehingga masyarakat tidak percaya lagi pada sistem konvensional. Dikarena jaringan keuangan syariah masih terbatas, maka masyarakat masih menggunakan bank konvensional. Namun, jaringan perbankan sudah luas, maka tanpa dipaksa suatu sistem, masyarakat lebih memilih lembaga keuangan dan bisnis syariah.

Hidayat membantah terjadinya pelambatan ekonomi syariah. Menurutnya, hampir semua industri syariah itu mengalami kemajuan, bukan pelambatan. Namun ada hal yang dikoreksi oleh DSN, terutama tentang praktek marketing, atas produk-produkjasa, misalnya jasa umrah, jasa marketing  travel umrah yang menggunakan MLM atau PLB. Koreksi ini akan membangun system yang lebih sehat ke depan.

Ketika disinggung bagaimana seharusnya Pemerintah dalam mensupport ekonomi syariah? Hidayat mengaku terkesan dengan Menko Perekonoian Hatta Rajajasa, yang berkomitmen untuk mengembangkan perbankan ekonomi syariah. Diharapkan, statamen itu menjadi kebijakan yang bersifat nyata dan dapat direalisasi.

Strategi pengembangan ekonomi syariah dirancang oleh pemerintah, disusun dalam perencanaan yang terukur, didukung oleh regulasi yang  memadai, ditopang dengan kemudahan-kemudahan,dan insentif-insentif yang diberikan kepada lembaga keuangan dan bisnis syariah, juga diharap dukungan kapital atau modal dari pemerintah, misalnya dengan cara menkonversi  lembaga BUMN menjadi syariah, atau menambah modal perbankan syariah dan asuransi syariah oleh pemerintah, sehingga hal positif dapat memperkuat asset lembaga keuangan tersebut, sehingga bisa meningakatkan pelayanan dan pembiayaan kepada masyarakat.

Sebetulnya asuransi syariah itu diatur mengenai modal minimal  setor, pengaturan itu cukup baik, tidak terlalu tinggi, namun tentunya harus ada unsur kehati-hatian yang harus dibangun, kerena untuk membangun suatu industri atau perusahaan tidak  hanya terkait modal, tapi juga system manejerial dan system pengawasannya, termasuk  sistem operasiolnya yang terukur (standarisasi)  dan pengembangan pada market yang tepat, efektif dan bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar, salah satunya dari sisi regulasi untuk modal asuransi syariah tidak ditetapkan modal yang terlalu besar, sehingga memudahkan. Hidayat

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 12 Februari 2013 14:55
 

Warning: getimagesize(images/stories/foto%20rektor%20uhamka.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336

Warning: getimagesize(images/stories/1.foto-reuni%20pkp.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336

Warning: getimagesize(images/stories/2.foto-reuni%20pkp.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336

Warning: getimagesize(images/stories/foto-syriah%20eokonomi.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336

Warning: getimagesize(images/stories/1.foto-%20wokshop%20jes.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336

Warning: getimagesize(images/stories/foto%20jes.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336

Warning: getimagesize(images/stories/foto-idul%20qurban%20yma.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336

Warning: getimagesize(images/stories/2.foto-idul%20qurab%20yma.jpg) [function.getimagesize]: failed to open stream: No such file or directory in /home/tabloid7/public_html/plugins/content/smartresizer.php on line 336